Rabu, 16 April 2014

Widyantoro : Saya Minta Maaf

Widyantoro : Saya Minta 

Maaf


Widyantoro : Saya Minta Maaf
SOLO, Sambernyawa.com  – Persis Solo gagal meraih poin penuh di kandang sendiri, usai ditahan PPSM Sakti Magelang dalam laga pembukaan Divisi Utama di Stadion Manahan, Selasa (15/4) malam. Kedua tim harus puas berbagi satu angka setelah bermain imbang dengan skor 2-2. Pelatih Persis Solo, Widyantoro nampak menunjukkan ekpresi kecewa saat peluit pajang ditiup wasit Agus Fauzan. Pelatih asal Magelang ini kemudian menuju ke tengah lapangan dan berbicara dengan para pemain dan manajer Persis, Totok Supriyanto. Tak lupa Ia menyapa ribuan suporter yang memenuhi tribun stadion.
“Saya minta maaf. Terutama kepada para suporter pasoepati karena gagal meraih kemenangan di laga pertama,” kata Widyantoro dalam sesi jumpa pers setelah pertandingan. “Ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab saya sebagai pelatih,” tambahnya.Saking kecewanya, Widyantoro juga menyampaikan permintaan maaf melalui akun Twitternya. “Semua pasti sangat kecewa mohon maaf untuk Pasoepati semuanya. Salim,” kicaunya di Twitter satu jam setelah pertandingan.
Persis Solo menghadapi laga ini dengan keyakinan tinggi meraih poin penuh. Wajar jika hasil imbang yang didapat membuat kecewa para suporter yang hadir di stadion. “Pertandingan pertama selalu sulit. Dan yang saya khawatirkan ternyata benar terjadi,” ujar Widyantoro.
Wiwid, sapaan akrab Widyantoro, kemudian menyoroti proses dua gol balasan PPSM. Wiwid mengakui gol pertama PPSM yang dicetak Jefri sangat berkualitas. Namun dirinya menyayangkan para pemain Persis yang lengah setelah unggul.
 Gol kedua juga dinilainya tidak perlu terjadi. Kelengahan lini belakang Persis harus dibayar mahal dengan gol kedua dari PPSM. “Itu berawal dari pelanggaran yang tidak perlu oleh Liswanto. Seharusnya bisa didelay dulu. Akhirnya lawan mampu memanfaatkan dengan baik karena penjagaan kita kurang ketat,” terang Wiwid.
 Wiwid berjanji akan segera melakukan evaluasi menyeluruh, agar kesalahan di laga pertama ini dapat diperbaiki pada pertandingan selanjutnya. Meski kecewa, Wiwid secara besar hati mengucapkan selamat kepada PPSM yang behasil mencuri poin di Solo.
Sementara itu, manajer PPSM, H. Widarto mengungkapkan rasa syukurnya setelah berhasil memenuhi taget membawa pulang poin. “Strategi yang diterapkan pelatih mampu dijalankan dengan baik menghadapi Persis yang lebih siap,” katanya.
 Pelatih PPSM, Mochammad Hasan pun mengakui hasil positif ini didapat karena anak asuhnya mampu menerapkan strategi. Hasan berhasil meredam Persis Solo dengan menumpuk pemain di tengah. Sebenarnya kami punya peluang menang di akhir babak kedua ketika Pemain Persis total menyerang. Namun sayang anak-anak kurang tenang,” ujarnya. (DAS)

Tidak ada komentar: