Widyantoro : Saya Minta
Maaf
SOLO, Sambernyawa.com
– Persis Solo gagal meraih poin penuh di kandang sendiri, usai ditahan
PPSM Sakti Magelang dalam laga pembukaan Divisi Utama di Stadion
Manahan, Selasa (15/4) malam. Kedua tim harus puas berbagi satu angka
setelah bermain imbang dengan skor 2-2. Pelatih Persis Solo, Widyantoro
nampak menunjukkan ekpresi kecewa saat peluit pajang ditiup wasit Agus
Fauzan. Pelatih asal Magelang ini kemudian menuju ke tengah lapangan dan berbicara dengan para pemain dan manajer Persis, Totok Supriyanto. Tak lupa Ia menyapa ribuan suporter yang memenuhi tribun stadion.
“Saya minta maaf. Terutama kepada para
suporter pasoepati karena gagal meraih kemenangan di laga pertama,” kata
Widyantoro dalam sesi jumpa pers setelah pertandingan. “Ini sepenuhnya
menjadi tanggung jawab saya sebagai pelatih,” tambahnya.Saking
kecewanya, Widyantoro juga menyampaikan permintaan maaf melalui akun
Twitternya. “Semua pasti sangat kecewa mohon maaf untuk Pasoepati
semuanya. Salim,” kicaunya di Twitter satu jam setelah pertandingan.
Persis Solo menghadapi laga ini dengan keyakinan tinggi
meraih poin penuh. Wajar jika hasil imbang yang didapat membuat kecewa
para suporter yang hadir di stadion. “Pertandingan pertama selalu sulit.
Dan yang saya khawatirkan ternyata benar terjadi,” ujar Widyantoro.
Wiwid, sapaan akrab Widyantoro, kemudian
menyoroti proses dua gol balasan PPSM. Wiwid mengakui gol pertama PPSM
yang dicetak Jefri sangat berkualitas. Namun dirinya menyayangkan para
pemain Persis yang lengah setelah unggul.
Gol kedua juga dinilainya tidak perlu
terjadi. Kelengahan lini belakang Persis harus dibayar mahal dengan gol
kedua dari PPSM. “Itu berawal dari pelanggaran yang tidak perlu oleh
Liswanto. Seharusnya bisa didelay dulu. Akhirnya lawan mampu
memanfaatkan dengan baik karena penjagaan kita kurang ketat,” terang
Wiwid.
Wiwid berjanji akan segera melakukan
evaluasi menyeluruh, agar kesalahan di laga pertama ini dapat diperbaiki
pada pertandingan selanjutnya. Meski kecewa, Wiwid secara besar hati
mengucapkan selamat kepada PPSM yang behasil mencuri poin di Solo.
Sementara itu, manajer PPSM, H. Widarto mengungkapkan rasa syukurnya setelah berhasil memenuhi taget membawa pulang poin. “Strategi yang diterapkan pelatih mampu dijalankan dengan baik menghadapi Persis yang lebih siap,” katanya.
Pelatih PPSM, Mochammad Hasan pun
mengakui hasil positif ini didapat karena anak asuhnya mampu menerapkan
strategi. Hasan berhasil meredam Persis Solo dengan menumpuk pemain di
tengah. Sebenarnya kami punya peluang menang di akhir babak kedua ketika
Pemain Persis total menyerang. Namun sayang anak-anak kurang tenang,” ujarnya. (DAS)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar