Senin, 21 April 2014

Persipur vs Persis Solo: Bawa Pulang Poin ke Solo


Persipur vs Persis Solo: Bawa Pulang 

Poin ke Solo

Add caption
Ambisi Persis Solo untuk mengamankan setidaknya satu angka dalam laga lanjutan kompetisi Divisi Utama 2014 saat meladeni tuan rumah Persipur Purwodadi, Selasa (22/4/2014) sore di Stadion Krida Bakti akan menjadi bumbu menarik laga sesama klub asal Jawa Tengah tersebut.
Persipur yang bertindak sebagai tuan rumah mempunyai modal positif menghadapi laga ini. Meskipun ditekuk PSIS Semarang 1-3 dalam laga perdana, namun anak asuh Nanang Kushardianto mampu mencuri satu poin kala bertamu ke kandang Persiku Kudus. Torehan positif tersebut yang nampaknya akan dimanfaatkan sebagai modal untuk menghambat laju Persis Solo. Meskipun harus kehilangan 3 pemain pilarnya, Ribut Pujiono, Sapto Arif dan Bangun namun keuntungan bermain sebagai tuan rumah akan coba dimaksimalkan oleh klub berjuluk Laskar Petir tersebut.
“Kendala kita di fisik yang terkuras dan masa recovery yang singkat, namun karena bertanding di depan publik sendiri, target kami jelas raih poin penuh,”ujar Nanang Kushardianto.
Sementara itu, Persis Solo yang datang ke Purwodadi dengan membawa 18 pemain terbaiknya terus memupuk asa guna mengamankan setidaknya satu angka untuk dibawa pulang ke Solo. Kesalahan-kesalahan elementer saat ditahan imbang PPSM Magelang dalam laga sebelumnya juga sudah dievaluasi oleh tim pelatih Persis Solo. Tak hanya itu, beberapa pemain pun siap dirotasi demi memaksimalkan strategi yang sudah dirancang oleh pelatih Persis Solo, Widyantoro.
“Semua pemain dalam kondisi yang bugar, taktik bermain pun sudah kita berikan di latihan. Semoga hasilnya positif,”ujar Widyantoro dengan jawaban yang singkat.
Prakiraan susunan pemain kedua tim:
Persipur Purwodadi: Yoga (Gk), Bangun, Wawan, Parjono, Zainul, Widiyanto (C), Wahudi, Hamid, Ribut, Tamba, Abblode
Persis Solo: Agung Prasetyo (Gk), Liswanto, Hendri, Cirelli (C), Sabani, M Wahyu, Fandy Edy, Windu Wibowo, Andrid Wibawa, Bayu Nugroho, Robby Fajar

18 Pemain Dibawa ke Purwodadi

18 Pemain Dibawa ke 

Purwodadi

persis-ppsm
Laskar Sambernyawa akan melakoni pertandingan menghadapi tuan rumah Persipur Purwodadi dalam lanjutan laga grup 4 kompetisi Divisi Utama 2014, Selasa (22/4/2014) sore di Stadion Krida Bakti.
Dalam lawatannya ke kandang klub berjuluk Laskar Petir, 18 pemain diangkut manajemen Persis Solo guna memuluskan ambisi mencuri poin dalam laga tandang perdananya musim ini.
Pelatih Persis Solo, Widyantoro mengungkapkan ke 18 pemain yang dibawa ke Purwodadi disesuaikan dengan kebutuhan strategi yang akan diterapkannya di lapangan.
“Pemain yang dibawa kita sesuaikan dengan kebutuhan strategi tim, semoga nantinya bisa membawa pulang poin ke Solo,”ujar Widyantoro.
Rencananya, rombongan tim Persis Solo akan bertolak pada Senin (21/4/2014) pagi menggunakan armada bus yang biasa dipakai para pemain Persis Solo selama ini.
Berikut daftar pemain Persis Solo dalam lawatannya ke kandang Persipur Purwodadi:
Kiper: Agung Prasetyo, Johan Setiawan
Bek: Liswanto, Dwi Joko, Rohmad Sabani, Marcello Cirelli, Hendri Aprilianto
Gelandang: Fandy Edi, M Wahyu, Mbom Julien, Akbar Riansyah, Tinton Suharto, Windu Wibowo, Bayu Nugroho, Andrid Wibawa
Penyerang: Roby Fajar, Ainudin, Ferryanto

Informasi Pasoepati Tur ke Purwodadi Dukung Persis Solo

Informasi Pasoepati Tur ke Purwodadi Dukung 

Persis Solo

Save Our Persis
Persis Solo dipastikan tidak akan berjuang sendirian kala menghadapi tuan rumah Persipur Purwodadi dalam laga lanjutan kompetisi Divisi Utama 2014, Selasa (22/4/2014) sore di Stadion Krida Bakti. Kepastian tersebut didapat usai DPP Pasoepati melakukan rapat kabinet yang dihadiri Korwil maupun anggota kabinet Pasoepati di Balai Persis Solo, Jumat (19/4/2014) malam.
Dalam rapat tersebut, DPP Pasoepati dipastikan akan mengirimkan anggotanya untuk memberikan dukungan langsung kepada tim Persis Solo agar bisa meraih hasil maksimal di kandang Persipur Purwodadi. Komunikasi dengan pihak Panpel Purwodadi pun terus dilakukan secara intens agar mereka memberikan kuota untuk Pasoepati.
“Panpel Persipur memberikan kuota 1000 tiket untuk Pasoepati, mereka tidak membuka loket khusus untuk Pasoepati. Untuk urusan tiket mereka memberikan kuasa satu pintu bagi Pasoepati untuk mengakomodir anggotanya,”ujar Anwar Sanoesi,  Sekjen DPP Pasoepati.
Rencananya, Pasoepati akan ditempatkan di belakang gawang tribun utara Stadion Krida Bakti yang kondisinya tidak ada tribun penonton.
“Kita diberi tempat untuk menempati belakang gawang tribun utara Stadion Krida Bakti, yang perlu diketahui di sana tidak ada tempat duduknya,”lanjutnya.
Terkait sedikitnya kuota yang disediakan panpel Purwodadi, DPP Pasoepati menghimbau anggotanya agar segera melakukan komunikasi dengan korwil jika hendak mengikuti tur ke Purwodadi.
“DPP Pasoepati hanya mengakomodir masalah tiket, untuk masalah akomodasi ke Purwodadi silahkan korwil melakukan komunikasi dengan anggotanya.”pungkas Anwar Sanoesi.
Berikut informasi seputar Pasoepati Tur Purwodadi:
  1.  Panpel Purwodadi hanya memberikan kuota 1000 tiket bagi Pasoepati.
  2.  Pemesanan tiket dilakukan melalui Korwil Pasoepati atau melalui Menteri Luar Negeri Pasoepati (Jarwo / 0857 9903 7475) di pintu selatan Stadion Manahan Solo mulai Sabtu (19/4/2014) pukul 15.00 WIB.
  3. Harga tiket pertandingan dibanderol Rp.12.000 + roll paper
  4. Akomodasi diserahkan ke Korwil Pasoepati.

Tantang Persipur, Persis Solo Lakukan Rotasi Pemain

Tantang Persipur, Persis Solo Lakukan 

Rotasi Pemain

53380PERSISvsPERSIPUR14Permainan buruk yang diperlihatkan para pemain Persis Solo saat menghadapi PPSM Magelang, Selasa (15/4/2014) malam di Stadion Manahan menyisakan nada tidak puas dari berbagai pihak. Ferryanto dkk dianggap bermain tidak selayaknya berlaga di kandang sendiri karena terlihat kewalahan menghadapi semangat tinggi yang diperlihatkan para pemain tim tamu.
Tak ayal, tim pelatih tim berjuluk Laskar Sambernyawa tersebut langsung melakukan evaluasi tim guna menyongsong laga tandang menghadapi tuan rumah Persipur Purwodadi, Selasa (22/4/2014) sore di Stadion Krida Bakti.
“Evaluasi sudah kita lakukan dengan pemain maupun tim pelatih, kita akan lakukan rotasi pemain saat menghadapi Persipur,”ujar Widyantoro.
Pelatih asal Magelang tersebut menilai kondisi lini belakang dan tengah belum mampu menampilkan permainan terbaik, alhasil gol-gol yang menghujam ke gawang Persis terjadi melalui proses yang sama seperti saat melakoni laga pra musim.
Beberapa pemain pun siap dirotasi guna mengamankan target mencuri poin di kandang Persipur. Sementara itu, komposisi pemain yang akan dimainkan kontra Persipur juga sudah mulai disimulasikan saat latihan.
“Dalam latihan sudah kita coba, pendekatan personal ke pemain sudah dilakukan. Semua harus kerja keras mewujudkan target raih poin di Purwodadi, demi Persis Solo,”tandasnya.

[Statistik] Pemain Minim Determinasi, Liswanto Tampil Paling Konsisten

[Statistik] Pemain Minim Determinasi, Liswanto Tampil

Paling Konsisten

persis-vs-ppsm-stats
Persis Solo gagal meraih poin 3 dalam laga pertama Kompetisi Divisi Utama 2014, Laskar Sambernyawa hanya mampu bermain imbang melawan tamunya PPSM Magelang, Selasa (15/4/2014) malam di Stadion Manahan Solo.
Tim besutan Widyantoro ini malah seperti tampil lesu darah di pertarungan yang sesungguhnya. Tren penampilan yang semakin menurun dalam ujicoba-ujicoba terakhir berlanjut saat memasuki kompetisi. Permainan yang kurang padu, dan antar lini belum terhubung dengan baik. Lini tengah paling disorot, melempem.
Mbom Julien yang musim lalu bermain di Persika Karawang terlihat kebingungan di lini tengah, rari kesempatan bermain selama ujicoba, belum ada kontribusi yang signifikan dari Mbom. Total pemain asal Kamerun yang pernah menghantarkan Mitra Kukar dan Persema Malang promosi ke ISL tersebut baru menghadirkan 1 assist dan gagal mencetak gol.
Saat menghadapi PPSM, serangan yang dilakukan masih berawal dari belakang tanpa melewati lini tengah, bola panjang dari bawah langsung tertuju pada striker. Beruntung jika bola itu pas, kadang malah meleset atau jatuh dikaki lawan. 9 dari 14 long pass yang dilepas Cirelli gagal mencapai sasaran.
Lini tengah Persis yang tak berdaya membuat gelandang PPSM dengan mudah menguasai daerah vital ini. PPSM dengan mudah mengatur pertandingan dan memaksa pemain Persis ikut gaya mereka. Persis hanya mampu menciptakan 15  attempts selama pertandingan.
Beruntung
Persis Solo beruntung bisa mencetak gol meskipun kinerja tim ini sedang tidak bagus. Gol pertama yang dicetak Andrid adalah hasil kecerdikan serangan balik anak-anak Persis. Melihat para pemain PPSM sedang sibuk menyerang, Ferryanto dkk dapat memanfaatkan situasi itu dengan serangan kilat dan hanya sedikit pemain yang ikut andil di gol ini. Andrid yang punya kecepatan pandai betul menanfaatkan kelebihannya. Hasilnya, 2 pemain terlewati dan terciptalah sebuah gol lewat tendangan kaki kanannya, murni insting individu pemain asal Klaten tersebut.
Gol kedua Persis Solo kembali lahir dari titik putih, lagi-lagi Tinton yang dilanggar, dan Ferryanto yang maju mengeksekusi, dan lagi-lagi sasarannya gawang utara. Lengkap sudah kebetulan itu karena lagi-lagi menjadi gol. Seperti yang serupa terjadi kala Persis dikalahkan Martapura.
Dua gol Persis bukan dari permainan terbuka yang disusun rapi ini kembali menandakan kurang maksimalnya permainan lini tengah Persis. Disituasi ini, peran Liswanto begitu terlihat, menjadi breaker saat para gelandang Persis Solo tak mampu memecah serangan PPSM, meski menjadi adalah tugas utamanya. Dua peran ini sanggup dijalani Liswanto walau harus tetap kebobol 2 gol. Pemain ini paling menonjol perannya kemarin. Berikut statistik Liswanto:
Liswanto: Pass 29/1 (96,6%), Heading 7/1 (87%), Intercept 8, Clearence 10, Foul 3, Yellow Card 1.
Dari hasil Statistik yang dicatat oleh tim @PersisStats ini, maka Reward MVP dari Pasoepati Bekasi kami berikan untuk Liswanto.

Rabu, 16 April 2014

Rekaman Lensa : Aksi Pasoepati Persis Solo Vs PPSM

Rekaman Lensa : Aksi Pasoepati 

Persis Solo Vs PPSM


Rekaman Lensa : Aksi Pasoepati Persis Solo Vs PPSM
SOLO,sambernyawa.com - Tak henti-hentinya Pasoepati terus berkreasi dalam mendukung tim kebanggaan Wong Solo, Persis Solo. Walaupun pada pertandingan kemarin (15/4) Laskar Sambernyawa di tahan imbang tamunya PPSM Magelang, namun Pasoepati tetap memberikan dukungannya dengan  teriakan semangat sepanjang jalannya pertandingan serta aksi-aksi dari tribun yang mengundang decak kagum ribuan pasang mata yang menghadiri laga ini.
Berikut adalah Aksi Pasoepati yang dapat diabadikan Fotografer Sambernyawa.com dalam pertandingan kemarin :
Pasoepati-Persis-PPSM-DivisiUtama2014-03
Pasoepati-Persis-PPSM-DivisiUtama2014-05
Pasoepati-Persis-PPSM-DivisiUtama2014-02
Pasoepati-Persis-PPSM-DivisiUtama2014-01-B7-Roolpaper
Pasoepati-Persis-PPSM-DivisiUtama2014-06
Pasoepati-Persis-PPSM-DivisiUtama2014-09
Pasoepati-Persis-PPSM-DivisiUtama2014-10-COREO-3D
Pasoepati-Persis-PPSM-DivisiUtama2014-08
Pasoepati-Persis-PPSM-DivisiUtama2014-07
Pasoepati-Persis-PPSM-DivisiUtama2015-12-coreo-mburgadul
Pasoepati-Persis-PPSM-DivisiUtama2014-11-COREO
Pasoepati-Persis-PPSM-DivisiUtama2015-13-coreo-utara
Pasoepati-Persis-PPSM-DivisiUtama2015-14
Pasoepati-Persis-PPSM-DivisiUtama2014-04

Tiga Saran Walikota untuk Persis Solo

Tiga Saran Walikota untuk 

Persis Solo


Tiga Saran Walikota untuk Persis Solo
SOLO, Sambernyawa.com – Bermain imbang dengan skor 2-2 menjadi hasil Persis Solo pada laga perdana kompetisi Divisi Utama 2014, Selasa (15/4) malam di stadion Manahan. Menjamu PPSM Sakti Magelang, Marcelo Cirelli dkk terlihat tampil grogi dan tak bermain lepas.
Pelatih Persis Solo, Widyantoro mengakui bahwa hasil maksimal adalah menjadi target di laga perdana. Namun apa daya, menang tak kunjung didapat, keunggulan sementara 2-1 pun berhasil disamakan lewat sundulan pemain pengganti Mohammad Ardiansyah.
Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo terlihat hadir dalam laga perdana Laskar Sambernyawa kemarin malam. Ditemui awak media saat jeda babak pertama, mantan Ketua Umum Persis Solo ini memberi tiga saran untuk kemajuan Persis.
“Beberapa waktu lalu sudah saya sarankan kepada manajemen dan panpel, bahwa Persis Solo harus mempunyai target dalam mengarungi kompetisi, yang ke-dua pengelolaan manajemen keuangan harus dibenahi, lalu yang ke-tiga suporter harus betul-betul memberikan dukungan penuh. Menang didukung, kalah pun juga harus didukung,” beber pria yang juga akrab disapa Rudy ini.
Lebih lanjut Rudy menekankan, suporter harus bisa menahan diri dari tindak anarkisme dan segala sesuatu yang nantinya akan merugikan Persis Solo sendiri.
“Artinya, suporter tidak perlu melakukan kegiatan-kegiatan yang nanti akan merugikan Persis. Seperti penyalaan kembang api, petasan bahkan tindakan anarkis. Semua itu jika dilakukan akan menyebabkan denda dan bisa merugikan keuangan Persis Solo,” lanjutnya.
Rudy mengklaim, jika tiga hal tersebut dipenuhi, maka dirinya bersedia kembali mengurus Laskar Sambernyawa. “Tiga hal tadi diperhatikan, saya mau ikut terlibat kembali yang penting manajemen keuangan dibenahi. Salah satunya, semua pemasukan dan pengeluaran harus melalui rekening,” paparnya lagi.
Masalah pendanaan memang menjadi hal yang sangat krusial bagi tim sepak bola Indonesia. Persis Solo yang selama ini mengandalkan sumber dana dari tiket masuk stadion dinilai Rudy tidak mungkin cukup jika hanya mengandalkan pemasukan dari penonton.
“Mestinya kita membangun kepercayaan terlebih dahulu setelah itu nanti baru kita melangkah. Dan kami juga sudah membangun komunikasi dengan beberapa teman, tampaknya pola pikirnya juga sama yaitu dengan membangun sistem bapak asuh bagi pemain Persis Solo. Bila antara pemain, manajemen dan penonton saling terkait dan semua di kelola dengan baik serta pemain punya semangat dan motivasi tinggi, maka kita optimis Persis Solo bisa berbicara banyak pada kompetisi musim ini,” jelas Rudy lagi.
Ditanya mengenai target Persis Solo untuk lolos ke Indonesia Super League (ISL) musim depan, Rudy menanggapi: “Persis harus benar-benar dipersiapkan. Pemain juga harus mempunyai jiwa patriotisme. Seandainya gaji terlambat juga harus tetap bermain serius, tak perlu ogah-ogahan.  Dengan materi pemain seperti ini akan kita lihat seiring bergulirnya kompetsii, karena materi pemain sangat berpengaruh. Jadi sambil jalan kita beri masukan kepada manajemen dan pelatih,” pungkasnya. (red)

Widyantoro : Saya Minta Maaf

Widyantoro : Saya Minta 

Maaf


Widyantoro : Saya Minta Maaf
SOLO, Sambernyawa.com  – Persis Solo gagal meraih poin penuh di kandang sendiri, usai ditahan PPSM Sakti Magelang dalam laga pembukaan Divisi Utama di Stadion Manahan, Selasa (15/4) malam. Kedua tim harus puas berbagi satu angka setelah bermain imbang dengan skor 2-2. Pelatih Persis Solo, Widyantoro nampak menunjukkan ekpresi kecewa saat peluit pajang ditiup wasit Agus Fauzan. Pelatih asal Magelang ini kemudian menuju ke tengah lapangan dan berbicara dengan para pemain dan manajer Persis, Totok Supriyanto. Tak lupa Ia menyapa ribuan suporter yang memenuhi tribun stadion.
“Saya minta maaf. Terutama kepada para suporter pasoepati karena gagal meraih kemenangan di laga pertama,” kata Widyantoro dalam sesi jumpa pers setelah pertandingan. “Ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab saya sebagai pelatih,” tambahnya.Saking kecewanya, Widyantoro juga menyampaikan permintaan maaf melalui akun Twitternya. “Semua pasti sangat kecewa mohon maaf untuk Pasoepati semuanya. Salim,” kicaunya di Twitter satu jam setelah pertandingan.
Persis Solo menghadapi laga ini dengan keyakinan tinggi meraih poin penuh. Wajar jika hasil imbang yang didapat membuat kecewa para suporter yang hadir di stadion. “Pertandingan pertama selalu sulit. Dan yang saya khawatirkan ternyata benar terjadi,” ujar Widyantoro.
Wiwid, sapaan akrab Widyantoro, kemudian menyoroti proses dua gol balasan PPSM. Wiwid mengakui gol pertama PPSM yang dicetak Jefri sangat berkualitas. Namun dirinya menyayangkan para pemain Persis yang lengah setelah unggul.
 Gol kedua juga dinilainya tidak perlu terjadi. Kelengahan lini belakang Persis harus dibayar mahal dengan gol kedua dari PPSM. “Itu berawal dari pelanggaran yang tidak perlu oleh Liswanto. Seharusnya bisa didelay dulu. Akhirnya lawan mampu memanfaatkan dengan baik karena penjagaan kita kurang ketat,” terang Wiwid.
 Wiwid berjanji akan segera melakukan evaluasi menyeluruh, agar kesalahan di laga pertama ini dapat diperbaiki pada pertandingan selanjutnya. Meski kecewa, Wiwid secara besar hati mengucapkan selamat kepada PPSM yang behasil mencuri poin di Solo.
Sementara itu, manajer PPSM, H. Widarto mengungkapkan rasa syukurnya setelah berhasil memenuhi taget membawa pulang poin. “Strategi yang diterapkan pelatih mampu dijalankan dengan baik menghadapi Persis yang lebih siap,” katanya.
 Pelatih PPSM, Mochammad Hasan pun mengakui hasil positif ini didapat karena anak asuhnya mampu menerapkan strategi. Hasan berhasil meredam Persis Solo dengan menumpuk pemain di tengah. Sebenarnya kami punya peluang menang di akhir babak kedua ketika Pemain Persis total menyerang. Namun sayang anak-anak kurang tenang,” ujarnya. (DAS)

[Statistik] Ditahan Imbang PPSM, Persis Solo Minim Determinasi

[Statistik] Ditahan Imbang PPSM, Persis 

Solo Minim Determinasi

persis-ppsm
Penampilan kurang impresif diperlihatkan para pemain Persis Solo kala ditahan imbang tamunya, PPSM Magelang dalam laga perdana kompetisi Divisi Utama 2014, Selasa (15/4/2014) malam di Stadion Manahan Solo.
Menghadapi PPSM yang menumpuk pemainnya di lini tengah, Persis terlihat kewalahan menguasai permainan karena terus mendapatkan pressing ketat dari para pemain lawan. PPSM Magelang yang terlihat berusaha memperlambat tempo permainan sukses menerapkan strateginya dengan memutus alur serangan Persis Solo dari lini tengah.
Kepemimpinan wasit Ahmad Fauzan asal Sleman yang sering membuat keputusan merugikan bagi Persis Solo ikut membuat permainan Persis Solo menjadi kacau, emosi para pemain terlihat lebih dominan dibanding determinasi untuk menguasai permainan. Empat kartu kuning harus diberikan wasit untuk Mbom Julien, Dwi Joko, M Wahyu serta Liswanto.
Akurasi tendangan para pemain Persis Solo ke gawang lawan pun terlihat jeblok, Yanuar Ruspuspito dkk terlihat kurang tenang memanfaatkan lubang di lini belakang PPSM untuk melakukan tendangan ke arah gawang. Seandainya lebih bermain tenang, para penyerang Persis seharusnya bisa memanfaatkan umpan satu dua sentuhan memanfaatkan kecepatan pemain sayap yang mereka miliki dibandingkan melakukan tendangan spekulasi ke arah gawang lawan.
Berikut statistik pertandingan Persis Solo menghadapi PPSM Magelang:
PERSIS
STATISTIK
PPSM
2
GOAL
2
14
SHOOT ATTEMPT
12
5
ON TARGET
4
9
OFF TARGET
8
3
BLOCKED
2
5
CORNER
3
4
OFF SIDES
1
24
FOULS
15
4
YELLOW CARD
1

RED CARDS

186
PASS ON
85
68
PASS OFF
52
234
TOTAL PASS
137

Penjualan Tiket Pertandingan Tembus 300 Juta

Penjualan Tiket Pertandingan 

Tembus 300 Juta

Antusiasme pendukung Persis Solo untuk datang ke Stadion Manahan guna menyaksikan laga pembuka Divisi Utama menghadapi PPSM Magelang, Selasa (15/4/2014) malam terlihat luar biasa.
Ya, hampir seluruh tribun Stadion Manahan terisi oleh lautan merah Pasoepati yang larut dalam balutan semangat ingin melihat tim kesayangannya meraih prestasi maksimal musim ini.
Alhasil, penjualan tiket pertandingan pun melonjak drastis dibandingkan saat Persis Solo melakoni laga uji coba.
Menurut panpel Persis Solo, Paulus Haryoto, penjualan tiket pertandingan Persis Solo menghadapi PPSM mencapai Rp. 300 juta lebih. Seluruh pendapatan tersebut sudah dikirim ke rekening Persis Solo di Bank Jateng sebagai bentuk transparansi yang dilakukan panpel Persis Solo.
“Semua pemasukan sudah langsung kita masukkan ke rekening Persis Solo malam ini juga,”ujar Paulus Haryoto.
Berikut ini hasil penjualan tiket pertandingan yang dirilis panpel Persis Solo:
Tribun Timur: Rp. 110.9 juta
Tribun Utara: Rp. 54,7 juta
Tribun Selatan: Rp. 37,4 juta
Tribun VIP Samping: Rp. 54,6 juta
Tribun VIP Tengah: 44,8 juta
Total hasil penjualan tiket: Rp. 302,4 juta

Persis Solo Sesali Hasil Imbang

Persis Solo Sesali Hasil 

Imbang

Gagal meraih tiga angka di laga perdana kompetisi Divisi Utama 2014, Selasa (15/4/2014) malam, benar-benar disesali oleh jajaran tim Persis Solo.
Ya, kemenangan atas PPSM Magelang sedianya akan memuluskan langkah awal memuluskan ambisi tim berjuluk Laskar Sambernyawa tersebut untuk mewujudkan raihan 15 angka dalam putaran pertama penyisihan grup 4.
Usai laga, pelatih Persis Solo, Widyantoro mengakui semangat tinggi yang ditunjukkan para pemain PPSM menyulitkan para pemainnya untuk mengembangkan permainan. Strategi yang diterapkan anak asuhnya di lapangan pun menjadi sulit berkembang.
“Babak pertama kita sukses menjalankan strategi di lapangan. Strategi PPSM yang menumpuk pemain di lini tengah bisa kita atasi dengan baik,”ujar Widyantoro.
Kengototan Cristian Bekatal ternyata menjadi masalah tersendiri bagi lini pertahanan Persis Solo. Aksi pemain asing asal Kamerun tersebut sukses membuat duet jantung pertahanan Persis Solo, Liswanto dan Marcello Cirelli jatuh bangun mengamankan daerahnya.
“Para pemain PPSM bermain dengan baik, selamat atas hasil yang mereka raih malam ini,”lanjutnya.
Saat konferensi pers, Widyantoro pun langsung meminta maaf kepada Pasoepati atas kegagalannya memimpin tim Persis Solo meraih kemenangan di laga perdana.
“Kami minta maaf kepada Pasoepati atas hasil ini, masih ada pertandingan ke depan dan tim ini akan segera saya evaluasi.”pungkasnya.

PPSM Sukuri Hasil Imbang di Solo

PPSM Sukuri Hasil Imbang 

di Solo

ppsm
Sukses meraih hasil imbang 2-2 ketika meladeni tuan rumah Persis Solo, Selasa (15/4/2014) malam di Stadion Manahan membuat jajaran tim Macan Tidar bersuka cita.
Usai pertandingan, pelatih PPSM Magelang, Mochamad Hasan mengakui keberhasilan timnya mencuri poin di Solo karena anak asuhnya sukses menerapkan strategi bermain yang sudah dirancangnya.
“Kami memainkan strategi menumpuk pemain di lini tengah, ketika pemain Persis mendapat bola langsung kita lakukan pressing ketat,”ujar M Hasan saat konferensi pers usai pertandingan.
Masih menurut M Hasan, anak asuhnya sukses mengatur ritme permainan karena tidak mendapatkan pressing ketat dari para pemain tengah Persis Solo. Alhasil, PPSM beberapa kali sukses melakukan serangan balik yang membuat lini pertahanan Persis Solo kelabakan.
“Babak ke-2 saya merubah pola menjadi 4-3-3 karena lini tengah kami bisa mendikte permainan. Andai lebih tenang kami bisa mencetak dua gol,”tandasnya.
Dengan hasil ini, PPSM Magelang pun bisa pulang dengan kepala tegak karena bisa memenuhi target mencuri poin di Manahan.

PPSM Sukses Imbangi Persis Solo

PPSM Sukses Imbangi 

Persis Solo

Persis Solo vs PPSM
Ambisi pelatih PPSM, Mochamad Hasan untuk mencuri poin di kandang Persis Solo akhirnya tercapai usai kedua tim bermain imbang 2-2 setelah melakoni laga selama 90 menit pertandingan.
Mengawali babak kedua, Persis langsung tancap gas melakukan serangan ke lini pertahanan lawan. Hasilnya, baru tiga menit pertandingan, akselerasi Tinton Suharto dari sisi kanan pertahan PPSM harus dihentikan dengan tackle keras. Wasit Agus Fauzan yang memimpin pertandingan langsung menunjuk titik pinalti. Ferryanto yang ditunjuk menjadi algojo tendangan pinalti dengan mudah membobol gawang PPSM, Rio.
Ketinggalan 1-2, para pemain PPSM langsung mengambil inisiatif penyerangan. Melalui pergerakan cepat kedua pemain sayapnya, PPSM beberapa kali merepotkan lini belakang Persis solo. Hasilnya, dimenit ke 62, sundulan keras Ardiansyah berhasil merobek jala gawang Agung Prasetyo. Penyerang PPSM itu berhasil memanfaatkan umpan dari sisi sayap kanan.
Usai skor berubah 2-2, kedua tim mencoba bermain lebih menyerang. Persis yang berambisi meraih tiga angka terus mengurung lini pertahanan tim tamu. Namun serangan sporadis para pemain Persis dengan mudah dipatahkan lini belakang tim tamu.
Namun hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, kedua tim gagal mencetak gol tambahan dan harus puas berbagi satu angka.

PPSM Imbangi Persis Solo di Babak Pertama

PPSM Imbangi Persis Solo di 

Babak Pertama

agung prasetyo
Laskar Sambernyawa harus puas berbagi hasil sama kuat di babak pertama kala menjamu PPSM Magelang, Selasa (15/4/2014) malam di Stadion Manahan Solo.
Menurunkan seluruh pemain terbaiknya sejak kick off pertandingan, Persis sebenarnya berhasil memimpin terlebih dahulu melalui sepakan keras Andrid Wibawa di menit ke-19 dari dalam kotak pinalti PPSM Magelang.
Terlena dengan gol yang dicetak Andrid, para pemain Persis akhirnya harus membayar mahal kesalahannya dengan gol balasan cepat PPSM yang dilesakkan Jefri di menit ke 21. Skor pun berubah menjadi sama kuat 1-1.
Persis yang mengejar kemenangan terus mengurung lini pertahanan PPSM, namun ketenangan Rene Martinez di lini belakang PPSM selalu berhasil dengan mudah mematahkan serbuan frontal para penyerang tuan rumah.
Hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya babak pertama, kedua tim harus puas berbagi hasil imbang.
Susunan pemain Persis solo menghadapi PPSM Magelang:
Persis Solo: 44. Agung Prasetyo (Gk); 2. Dwi Joko, 5. Liswanto, 25. Juan Marcello Cirelli, 4. Hendri Aprilianto, 7. Tinton Suharto, 28. Mbom Julien, 23. Muhammad Wahyu, 21. Andrid Wibawa (T); 13. Yanuar Ruspuspito, 17. Ferryanto Eko
PPSM: 24. Rio Sahada (Gk), 17. Cristian Rene 34. Jordie Kartiko 5. Drajad 4. Ahmad Ilyas 22. Gilang Didik 28. Asrul Reza 14. Bakori 9. Faisol 21. Jefri Kurniawan 10. Bekatal

[Statistik] Persis Solo vs PPSM: Bermain di Manahan, Sejarah Berpihak ke Tuan Rumah

[Statistik] Persis Solo vs PPSM: Bermain di Manahan,

Sejarah Berpihak ke Tuan Rumah

Ambisi PPSM Magelang mencuri poin di Manahan nampaknya bukan perkara mudah, meski tim yang kini diasuh Mochamad Hasan tersebut memang mempunyai banyak pemain baru yang cukup bagus saat melakoni laga perdana Divisi Utama 2014, Selasa (15/4/2014) malam menghadapi Persis Solo, namun faktanya PPSM selalu kesulitan meraih poin jika bermain di Manahan.
PPSM pernah sukses mencuri poin di Manahan pada musim kompetisi 2009/2010 saat menahan seri Andri Siswanto dkk, serta berhasil meraih tiga angka kala menjungkalkan Haryadi dkk di musim 2010/2011. Melalui strategi cerdik yang dipasang pelatih PPSM saat itu, Widyantoro, tim asal Magelang tersebut seperti menjadi momok menakutkan bagi Persis Solo.
Namun situasi mulai berubah semenjak musim 2012/2013 kala Persis Solo mulai bangkit, dominasi Persis Solo terlihat nyata dari calon lawannya di laga perdana tersebut. Apalagi,Widyantoro, sosok dibelakang layar PPSM kala mengalahkan Persis Solo kini berada di balik layar Persis Solo.
Wiwid, sapaan akrab Widyantoro, yang asli Magelang diyakini tahu betul cara mengalahkan tim asal kota kelahirannya tersebut. Hal ini dibuktikan dengan dua kali kemenangan Persis Solo atas PPSM saat melakoni laga uji coba di Stadion Manahan dengan skor 1-0 serta 3-0.
Ketika dihubungi PasoepatiNet, Wiwid memilih fokus memotivasi anak asuhnya dibandingkan membicarakan catatan positif yang ditorehkan Persis Solo. Baginya, kemenangan menjadi hal mutlak yang harus diraih Persis Solo guna mengamankan target lolos dari fase penyisihan grup.
“Mohon dukungan dari Pasoepati agar Persis Solo bisa meraih kemenangan,”ujarnya singkat.
Berikut statistik pertandingan Persis Solo menghadapi PPSM Magelang:
2014
Home: (10/3) Persis Solo 3 – 0 PPSM (uji coba)
2013
Home: (27/2) Persis Solo 1 – 0 PPSM (uji coba)
2012
Away: (30/5) Persis Solo 1 – 3 PPSM (Piala Indonesia)
Home: (9/5) Persis Solo 2 – 1 PPSM (Piala Indonesia)
Home: (15/4) Persis Solo 4 – 2 PPSM
Away : (14/1) Persis Solo 3 – 2 PPSM
2010/2011
Away: (13/3) Persis Solo 0 – 2 PPSM
Home: (14/1) Persis Solo 0 – 1 PPSM
2009/2010
Home: (20/1) Persis Solo 1 – 1 PPSM
Away: (5/1) Persis Solo 0 – 5 PPSM

Persis Solo vs PPSM: Adu Kuat Laskar Sambernyawa Melawan Macan Tidar

Persis Solo vs PPSM: Adu Kuat Laskar Sambernyawa 

Melawan Macan Tidar

Ambisi tinggi diusung tuan rumah Persis Solo kala melakoni laga perdana dalam kompetisi Divisi Utama 2014 saat meladeni PPSM Magelang, Selasa (15/4/2014) malam di Stadion Manahan Solo.
Ya, Laskar Sambernyawa mematok raihan poin sempurna guna mengamankan jalan awal menggapai papan atas klasemen sementara grup 4.
Guna memuluskan target tersebut, pelatih Persis Solo, Widyantoro mengaku sudah mempersiapkan strategi bagi timnya guna manaklukan tim asal tanah kelahirannya tersebut.
“Kita sudah persiapkan tim ini dengan baik dengan latihan yang cukup keras, strategi bermain juga sudah diberikan dalam latihan,”ujar Widyantoro kepada PasoepatiNet, Senin (14/4/2014) sore.
Jika selama ini transisi bermain selalu menjadi sorotan bagi anak asuhnya, Widyantoro mengaku sudah memberikan latihan intensif bagi anak asuhnya agar bisa melakukan transisi yang sempurna guna meraih poin sempurna dari tim Macan Tidar.
“Transisi menyerang ke bertahan ataupun sebaliknya sudah kita drill saat latihan, pemain juga sudah saya ajak komunikasi secara personal agar tim ini bisa meraih hasil maksimal. Yang jelas target kita meraih 3 angka,”lanjutnya.
Di sisi lain, PPSM datang ke Solo dengan ambisi mencuri angka di Manahan. Kekalahan 0-3 dari Persis Solo saat kedua tim beruji coba beberapa waktu lalu sudah dievaluasi oleh pelatih PPSM, Mochammad Hasan.
Meskipun nantinya akan bermain di bawah tekanan ribuan Pasoepati, namun Hasan yakin anak asuhnya bisa bermain fokus guna mengamankan poin. Apalagi, kedatangan penyerang anyar asal Kamerun, Cristian Bekatal diyakininya mampu membuat timnya lebih kuat.
“Kami sudah mengantongi kelemahan Persis, skema bermain juga sudah kami rubah. Minimal kami targetkan membawa satu poin ke Magelang,”ujar M Hasan.
Prakiraan susunan pemain Persis Solo menghadapi PPSM Magelang:
Persis Solo: Agung Pras (Gk), Liswanto, Hendri, Cirelli, Fandy Edy, Mbom Julien, M Wahyu, Tinton, Andrid, Ferryanto, Yanuar
PPSM: Rio (Gk), Rene martines, Drajat Hawe, Ilyas, jordie kartiko, Gilang, Asrul, Bakori, Jefri. Cristian Bekatal, Faisol

Panpel Larang Pasoepati Nyalakan Flares dan Smoke Bomb

Panpel Larang Pasoepati Nyalakan 

Flares dan Smoke Bomb

Tidak ingin menerima hukuman dari komdis PSSI akibat penyalaan flares, petasan maupun smoke bomb, panpel Persis Solo menyatakan dengan tegas akan melakukan screening di pintu masuk Stadion Manahan, Selasa (15/4/2014) malam saat Persis Solo melakoni laga perdana kompetisi Divisi Utama 2014. Menghadapi PPSM Magelang.
Laga yang rencananya disiarkan salah satu televisi tersebut rencananya juga akan dihadiri sejumlah petinggi PSSI.
Tak ingin terjadi insiden yang diinginkan, panpel menghimbau Pasoepati untuk bisa mematuhi aturan yang diberlakukan agar Persis Solo tidak terkena hukuman.
“Kita harap tidak ada flare yang dinyalakan, sehingga pertandingan bisa berjalan dengan normal tanpa ada insiden apapun. Semua demi kebaikan tim Persis Solo,” ungkap Paulus Haryoto, ketua panpel Persis Solo.
Namun, pria yang juga menjabat sebagai salah satu anggota dewan di Solo tersebut yakin Pasoepati akan lebih menonjolkan aksi kreatifitas diatas tribun dibandingkan melakukan tindakan yang berujung hukuman bagi Persis Solo.
“Karena laga ini disiarkan langsung salah satu televisi swasta, saya yakin Pasoepati lebih mempersiapkan aksi kreatifitas,”tambahnya.
Di sisi lain, dalam laga Persis Solo menghadapi PPSM Magelang, pihak panpel Persis Solo mengaku sudah mempersiapkan 23 ribu lembar tiket yang dijual dengan harga variatif.
Berikut harga tiket pertandingan Persis Solo menghadapi PPSM Magelang:
Tribun belakang gawang: Rp. 15 ribu
Tribun timur: Rp. 20 ribu
Tribun VIP samping: Rp. 40 ribu
Tribun VIP tengah: Rp. 50 ribu

Minggu, 13 April 2014

Menelisik Jejak Hari Lahir Persis Solo

Menelisik Jejak Hari Lahir 

Persis Solo

VVB 8-11-1923Cerita ini berawal pada hari Senin, 23 November 2009. Ketika itu di Balaikota Surakarta tengah berlangsung sebuah acara launching tim Persis Solo untuk musim kompetisi 2009/2010. Acara tersebut bisa dibilang sebuah kejutan, mengingat beberapa waktu sebelumnya Ketum Persis Solo, FX Hadi Rudyatmo menyatakan bahwa tim laskar sambernyawa tidak akan mengikuti kompetisi dikarenakan tidak adanya dana lagi dari APBD maupun sponsor.
Dalam acara malam itu, para pemain diperkenalkan satu-persatu nama berikut nomor punggungnya dihadapan para tamu undangan maupun anggota Pasoepati yang memenuhi ruangan maupun halaman depan Balaikota. Pak Rudi dalam sambutannya ketika itu mengungkapkan ingin melihat sejauh mana kemauan para pemain yang materinya alakadarnya, serta ingin melihat bagaimana kepedulian warga Solo terhadap nasib Persis musim depan (2009/2010).
Dari segala rangkaian kegiatan malam itu, saya tertarik dengan rekaman video pertandingan Persis era Greg Nwokolo yang berulang kali diputar pada Big Screen yang disediakan panita. Saya tertegun ketika tiba-tiba menyadari bahwa klub yang saya cintai ini ternyata masih tidak diketahui tanggal dan bulan lahirnya, selama ini saya dan para pecinta Persis hanya mengetahui bahwa tim legendaris ini lahir pada tahun 1923.
Sejak malam itu rasa ingin tahu saya semakin tak terbendung, saya mulai mencari informasi ke beberapa tokoh sepak bola Solo, beberapa pemain dan mantan pemain Persis serta teman supporter tapi tidak ada yang bisa memberikan jawaban yang saya inginkan. Saya mencoba mencari referensi melalu dunia maya, mencari lewat mesin pencari google dan yahoo tapi juga tidak berhasil menemukan apa yang saya cari.
Sampai pada akhirnya ada seorang teman yang menginformasikan kalau mungkin data yang saya maksud bisa ditemukan di perpustakaan Mangkunegaran (Reksa Poestaka). Tak menunggu lama saya segera bergegas mendatangi perpustakaan yang dimaksud. Perpustakaan berkarpet merah yang rata-rata petugasnya sudah berusia lanjut ini tampak rapi dan bersih, ratusan naskah dan arsip kuno tertata rapi pada setiap raknya.
Saya kemudian mulai mencari data tentang Persis, tapi ternyata tak semudah yang saya bayangkan, sebagian arsip disana bertuliskan aksara Jawa, bahasa Inggris dan bahasa Belanda. Meski sudah banyak naskah beraksara Jawa yang ditranskripkan oleh petugas Reksa Poestaka, tapi saya tidak juga menemukan data yang berhubungan dengan Persis. Pun begitu dengan naskah berbahasa Belanda dan Inggris. Ketika saya coba tanyakan kepada Ibu Sudarsi tenang data yang saya maksud, beliau juga belum merasa mentranskrip naskah tentang Persis, tak patah semangat saya kemudian mencoba mencari foto-foto koleksi perpustakaan ini kalau mungkin ada yang sempat mengabadikan Persis ketika itu. Namun setelah saya cari ternyata juga tidak ketemu, saya tanyakan ke Pak Basuki yang bertugas disana juga belum pernah melihat foto tentang Persis.
Terhenti di Reksa Poestaka, usaha pencarian saya tidak berhenti, akhir tahun 2010 dalam sebuah pertemuan keluarga berjumpa dengan adik Ayah saya yang bersuamikan warga negara Belanda. Om Ben begitulah kami biasa memanggil suami dari tante saya ini. Beliau ini adalah penggemar berat Ajax Amsterdam dan sudah sejak tahun 1994 bolak-balik Belanda-Medan mengurus bisnisnya.
Pada saat itu saya meminta tolong kepada Om Ben untuk mencarikan informasi tentang Persis Solo dan sepak bola Indonesia pada masa penjajahan dan dengan senang hati Om Ben mengiyakan permintaan saya, beliau menyatakan akan coba mencari data-data yang saya maksud dibeberapa museum di Belanda.
Singkat cerita, sejak pertemuan tersebut saya belum pernah berjumpa lagi dengan Om Ben, tetapi saya tetap rutin menanyakan perkembangan pencarian data Persis kepadanya melalui pesan singkat maupun chatting. Hingga pertengahan tahun 2013 setiap kali saya tanyakan, Om Ben mengaku belum juga mendapatkan informasi tentang Persis Solo, meski dia sudah beberapa kali mencoba mencari di museum-museum di Negaranya. Hingga pada suatu malam tanggal 24 Oktober 2013 Om Ben melalui pesan whatsapp mengirimkan beberapa foto yang berhubungan dengan sejarah Persis Solo! Betapa girangnya saya mendapatkan foto-foto tersebut, membayangkan tak lama lagi teman-teman supporter pecinta Persis akan segera mengetahui tanggal dan bulan lahir laskar Sambernyawa.
Dalam pesannya tersebut Om Ben menjelaskan bahwa beliau mendapatkan foto-foto tersebut dari koleksi surat kabar di sebuah museum di kota Ultrecht, tepatnya di Centraal Museum Ultrecht. Saya coba meminta copyan majalah tersebut tetapi Om Ben menjelaskan bahwa koleksi di museum tersebut tidak boleh digandakan, maka Om Ben berinisiatif untuk memfotonya agar tetap mendapatkan data yang tertulis dalam arsip tersebut. Tidak masalah pikir saya, toh foto yang saya dapat juga sudah menerangkan bahwa Persis Solo ternyata lahir pada tanggal 8 November 1923, dan juga sedikit sejarah serta perjalanan tim ini ketika berkompetisi dalam kurun waktu 1931 sampai 1950.
Setelah mendapatkan data tersebut saya sebenarnya ingin segera memberitahukan kepada khalayak tentang hari jadi Persis Solo tersebut, tapi setelah saya pertimbangakan, maka saya lebih memilih menunggu hingga tanggal 8 November 2013 untuk mempublikasikannya, agar pas dengan hari jadi Persis Solo yang ke 90 Tahun.
Hingga akhirnya pada hari Jumat, 8 November 2013, saya mengirim data tersebut ke admin akun twitter @PERSISSOLO, oleh admin akun twiter tersebut data dan fakta tentang sejarah Persis Solo pada awal berdirinya dipublikasikan kepada khalayak.
Ada pro kontra tentang data yang saya sajikan, saya anggap wajar karena selama ini memang hal tersebut seolah menjadi misteri yang sulit dipecahkan. Dan menilik dari statement Wapres Pasoepati yang juga ingin memberikan data otentik terkait sejarah Persis Solo melalui arsip yang mungkin juga ada di Kraton Surakarta, saya menganggap memang sudah seharusnya hal itu dilakukan sebagai data penguat maupun data pembanding agar proses pencarian saya selama ini tidak sia-sia.
Admin PasoepatiNet, tinggal di Yogyakarta.

Ferryanto dan Robby Fajar, Diharapkan Bisa Kembali Jadi Mimpi Buruk PPSM Magelang

Ferryanto dan Robby Fajar, Diharapkan Bisa

Kembali Jadi Mimpi Buruk PPSM Magelang

Robby - Ferry
Penyerang Persis Solo, Ferryanto dan Robby Fajar rasanya memang menjadi momok menakutkan bagi lini belakang PPSM Magelang. Ya, kala tim berjuluk Macan Tidar tersebut selalu kesulitan menjebol gawang Persis Solo, Robby Fajar dan Ferryanto selalu menemukan cara untuk menceploskan bola ke gawang PPSM. Terakhir, kedua pemain tersebut sama-sama mencetak gol ke gawang PPSM kala kedua tim melakoni laga uji coba, Senin (10/3/2014) sore di Stadion Manahan Solo.
Menjelang pertandingan pembuka kompetisi Divisi Utama 2014, Selasa (15/4/2014) malam di Stadion Manahan, baik Ferry dan Robby Fajar menyatakan kesiapannya memberikan kemampuan terbaiknya. Total tujuh gol yang sudah mereka ceploskan ke gawang PPSM selama tiga musim terakhir siap mereka tambah andai diturunkan oleh pelatih Persis Solo, Widyantoro.
Robby Fajar yang baru saja dikaruniai anak pertama terlihat antusias kala Persis Solo akan meladeni kekuatan baru PPSM yang bermaterikan pemain asal Jawa Timur. Batum, panggilan akrab Robby Fajar berjanji akan memberikan kemampuan terbaiknya andai dipercaya pelatih untuk turun ke lapangan.
“Saya siap jika diberi kesempatan bermain,”ujar Batum singkat.
Di sisi lain, kapten Persis Solo musim ini, Ferryanto mengaku kemenangan menjadi fokus utamanya. Meski dirinya rutin mencetak gol ke gawang Macan Tidar, namun dirinya memilih merendah diri dengan kemungkinan strategi PPSM yang menumpuk banyak pemain di depan gawang.
“Kemenangan tim menjadi hal utama yang harus diperjuangkan, apalagi ini laga kandang dan pastinya dilihat ribuan Pasoepati. Namun jika kembali mencetak gol itu bonus buat saya,”jelas Ferryanto.
Berikut statistik gol Ferryanto dan Robby Fajar saat Persis Solo menghadapi PPSM magelang.
(14/1/2012) Persis Solo 3 – 2 PPSM (Rocha, Ari Yuganda, Ferryanto) – Std Madya Magelang
(15/4/2012) Persis Solo 4 – 2 PPSM (Robby Fajar 2, Ferryanto, Villalba) – Std Manahan Solo
(27/2/2013) Persis Solo 1 – 0 PPSM (Ferryanto) – Std Manahan Solo
(10/3/2014) Persis Solo 3 – 0 PPSM (Robby Fajar, Ferryanto, Cirelli) – Std Manahan Solo

Agus Warsoep: Satu Gol Persis Solo Dihargai 200 Ribu

Agus Warsoep: Satu Gol Persis Solo 

Dihargai 200 Ribu

Euforia tinggi tengah menaungi suporter militan asal Solo, Pasoepati dalam kompetisi Divisi Utama 2014. Ya, berbagai cara mereka lakukan agar tim kesayangannya mampu meraih prestasi membanggakan musim ini. Mulai dari atraksi kreatif suporter hingga pemberian hadiah untuk pemain pun dilakukan oleh Pasoepati.
Agus Warsoep, dirijen Pasoepati yang biasa memimpin di tribun selatan Stadion Manahan ini contohnya. Tak hanya menjadi koordinator di Mburi Gawang Kidul (Mboergadoel), Agus yang kesehariannya mengelola Distro Pasoepati Warung Soeporter yang berlokasi di Jl. Ahmad Yani 390 Kerten Solo dan Jl. Ks. Tubun Manahan Solo ini rela merogoh kocek lebih dalam untuk menyemangati para pemain idolanya.
“Awalnya saya ingin memberikan reward MVP di setiap laga Persis Solo, namun karena Pasoepati Bekasi sudah melakukannya akhirnya saya mencari alternatif lain,”ujar Agus Warsoep.
Tak perlu berfikir panjang, dirinya pun akhirnya memilih aksi 1 gol dua ratus ribu rupiah untuk Persis Solo. Artinya, jika Persis solo berhasil mencetak satu gol, maka dirinya akan memberikan uang senilai Rp. 200 ribu kepada Persis solo. Namun hadiah itu hanya berlaku bila Persis solo mampu meraih poin di laga yang dilakoninya.
“Setiap gol saya hargai Rp. 200 ribu, kalau tercipta 4 gol dan Persis Solo meraih poin ya totalnya jadi Rp. 800 ribu,”tandasnya.
Ditanya perihal asal muasal dana yang digunakannya tersebut, Agus membeberkan dirinya menyisihkan sebagian keuntungan penjualan merchandise di Warung Soeporter yang dikelolanya selama ini.
“Sebagian keuntungan Warung Soeporter memang saya gunakan untuk aksi Pasoepati dan Persis Solo. Bukan masalah nominal namun semangat ini yang harus kita jaga demi Persis Solo, semoga aksi ini bermanfaat.”pungkasnya.

[Galeri Foto] Launching Persis Solo 2014 di Stadion Manahan

[Galeri Foto] Launching Persis Solo 2014 

di Stadion Manahan

Launching Team Persis SoloMeskipun hanya digelar secara sederhana, namun nyatanya acara launching tim Persis Solo 2014 mendapat applaus yang luar biasa dari ribuan Pasoepati yang hadir langsung di Stadion Manahan, Jumat (11/4/2014) sore.
Sambutan luar biasa diberikan oleh Pasoepati yang sudah sejak pukul 2 siang mulai memadati tribun VIP Stadion Manahan. Yel-yel dan tepuk tangan menghiasi keluarnya satu per satu para pemain Persis Solo yang diperkenalkan oleh manajemen kepada suporter setia Persis Solo tersebut.
Raut muka bahagia tersirat dari wajah para punggawa Persis Solo, nampak Ferryanto dkk begitu antusias dengan sambutan yang diberikan oleh penggemar setianya. Usai memperkenalkan tim, lagu satu jiwa menjadi nyanyian penutup acara launching Persis Solo yang dilanjutkan dengan laga persahabatan menghadapi tim SSA Salatiga yang berakhir dengan keunggulan 3-0 Persis Solo atas tamunya tersebut.
Berikut moment menarik yang berhasil dirangkum oleh fotografer PasoepatiNet: