Senin, 21 April 2014

Persipur vs Persis Solo: Bawa Pulang Poin ke Solo


Persipur vs Persis Solo: Bawa Pulang 

Poin ke Solo

Add caption
Ambisi Persis Solo untuk mengamankan setidaknya satu angka dalam laga lanjutan kompetisi Divisi Utama 2014 saat meladeni tuan rumah Persipur Purwodadi, Selasa (22/4/2014) sore di Stadion Krida Bakti akan menjadi bumbu menarik laga sesama klub asal Jawa Tengah tersebut.
Persipur yang bertindak sebagai tuan rumah mempunyai modal positif menghadapi laga ini. Meskipun ditekuk PSIS Semarang 1-3 dalam laga perdana, namun anak asuh Nanang Kushardianto mampu mencuri satu poin kala bertamu ke kandang Persiku Kudus. Torehan positif tersebut yang nampaknya akan dimanfaatkan sebagai modal untuk menghambat laju Persis Solo. Meskipun harus kehilangan 3 pemain pilarnya, Ribut Pujiono, Sapto Arif dan Bangun namun keuntungan bermain sebagai tuan rumah akan coba dimaksimalkan oleh klub berjuluk Laskar Petir tersebut.
“Kendala kita di fisik yang terkuras dan masa recovery yang singkat, namun karena bertanding di depan publik sendiri, target kami jelas raih poin penuh,”ujar Nanang Kushardianto.
Sementara itu, Persis Solo yang datang ke Purwodadi dengan membawa 18 pemain terbaiknya terus memupuk asa guna mengamankan setidaknya satu angka untuk dibawa pulang ke Solo. Kesalahan-kesalahan elementer saat ditahan imbang PPSM Magelang dalam laga sebelumnya juga sudah dievaluasi oleh tim pelatih Persis Solo. Tak hanya itu, beberapa pemain pun siap dirotasi demi memaksimalkan strategi yang sudah dirancang oleh pelatih Persis Solo, Widyantoro.
“Semua pemain dalam kondisi yang bugar, taktik bermain pun sudah kita berikan di latihan. Semoga hasilnya positif,”ujar Widyantoro dengan jawaban yang singkat.
Prakiraan susunan pemain kedua tim:
Persipur Purwodadi: Yoga (Gk), Bangun, Wawan, Parjono, Zainul, Widiyanto (C), Wahudi, Hamid, Ribut, Tamba, Abblode
Persis Solo: Agung Prasetyo (Gk), Liswanto, Hendri, Cirelli (C), Sabani, M Wahyu, Fandy Edy, Windu Wibowo, Andrid Wibawa, Bayu Nugroho, Robby Fajar

18 Pemain Dibawa ke Purwodadi

18 Pemain Dibawa ke 

Purwodadi

persis-ppsm
Laskar Sambernyawa akan melakoni pertandingan menghadapi tuan rumah Persipur Purwodadi dalam lanjutan laga grup 4 kompetisi Divisi Utama 2014, Selasa (22/4/2014) sore di Stadion Krida Bakti.
Dalam lawatannya ke kandang klub berjuluk Laskar Petir, 18 pemain diangkut manajemen Persis Solo guna memuluskan ambisi mencuri poin dalam laga tandang perdananya musim ini.
Pelatih Persis Solo, Widyantoro mengungkapkan ke 18 pemain yang dibawa ke Purwodadi disesuaikan dengan kebutuhan strategi yang akan diterapkannya di lapangan.
“Pemain yang dibawa kita sesuaikan dengan kebutuhan strategi tim, semoga nantinya bisa membawa pulang poin ke Solo,”ujar Widyantoro.
Rencananya, rombongan tim Persis Solo akan bertolak pada Senin (21/4/2014) pagi menggunakan armada bus yang biasa dipakai para pemain Persis Solo selama ini.
Berikut daftar pemain Persis Solo dalam lawatannya ke kandang Persipur Purwodadi:
Kiper: Agung Prasetyo, Johan Setiawan
Bek: Liswanto, Dwi Joko, Rohmad Sabani, Marcello Cirelli, Hendri Aprilianto
Gelandang: Fandy Edi, M Wahyu, Mbom Julien, Akbar Riansyah, Tinton Suharto, Windu Wibowo, Bayu Nugroho, Andrid Wibawa
Penyerang: Roby Fajar, Ainudin, Ferryanto

Informasi Pasoepati Tur ke Purwodadi Dukung Persis Solo

Informasi Pasoepati Tur ke Purwodadi Dukung 

Persis Solo

Save Our Persis
Persis Solo dipastikan tidak akan berjuang sendirian kala menghadapi tuan rumah Persipur Purwodadi dalam laga lanjutan kompetisi Divisi Utama 2014, Selasa (22/4/2014) sore di Stadion Krida Bakti. Kepastian tersebut didapat usai DPP Pasoepati melakukan rapat kabinet yang dihadiri Korwil maupun anggota kabinet Pasoepati di Balai Persis Solo, Jumat (19/4/2014) malam.
Dalam rapat tersebut, DPP Pasoepati dipastikan akan mengirimkan anggotanya untuk memberikan dukungan langsung kepada tim Persis Solo agar bisa meraih hasil maksimal di kandang Persipur Purwodadi. Komunikasi dengan pihak Panpel Purwodadi pun terus dilakukan secara intens agar mereka memberikan kuota untuk Pasoepati.
“Panpel Persipur memberikan kuota 1000 tiket untuk Pasoepati, mereka tidak membuka loket khusus untuk Pasoepati. Untuk urusan tiket mereka memberikan kuasa satu pintu bagi Pasoepati untuk mengakomodir anggotanya,”ujar Anwar Sanoesi,  Sekjen DPP Pasoepati.
Rencananya, Pasoepati akan ditempatkan di belakang gawang tribun utara Stadion Krida Bakti yang kondisinya tidak ada tribun penonton.
“Kita diberi tempat untuk menempati belakang gawang tribun utara Stadion Krida Bakti, yang perlu diketahui di sana tidak ada tempat duduknya,”lanjutnya.
Terkait sedikitnya kuota yang disediakan panpel Purwodadi, DPP Pasoepati menghimbau anggotanya agar segera melakukan komunikasi dengan korwil jika hendak mengikuti tur ke Purwodadi.
“DPP Pasoepati hanya mengakomodir masalah tiket, untuk masalah akomodasi ke Purwodadi silahkan korwil melakukan komunikasi dengan anggotanya.”pungkas Anwar Sanoesi.
Berikut informasi seputar Pasoepati Tur Purwodadi:
  1.  Panpel Purwodadi hanya memberikan kuota 1000 tiket bagi Pasoepati.
  2.  Pemesanan tiket dilakukan melalui Korwil Pasoepati atau melalui Menteri Luar Negeri Pasoepati (Jarwo / 0857 9903 7475) di pintu selatan Stadion Manahan Solo mulai Sabtu (19/4/2014) pukul 15.00 WIB.
  3. Harga tiket pertandingan dibanderol Rp.12.000 + roll paper
  4. Akomodasi diserahkan ke Korwil Pasoepati.

Tantang Persipur, Persis Solo Lakukan Rotasi Pemain

Tantang Persipur, Persis Solo Lakukan 

Rotasi Pemain

53380PERSISvsPERSIPUR14Permainan buruk yang diperlihatkan para pemain Persis Solo saat menghadapi PPSM Magelang, Selasa (15/4/2014) malam di Stadion Manahan menyisakan nada tidak puas dari berbagai pihak. Ferryanto dkk dianggap bermain tidak selayaknya berlaga di kandang sendiri karena terlihat kewalahan menghadapi semangat tinggi yang diperlihatkan para pemain tim tamu.
Tak ayal, tim pelatih tim berjuluk Laskar Sambernyawa tersebut langsung melakukan evaluasi tim guna menyongsong laga tandang menghadapi tuan rumah Persipur Purwodadi, Selasa (22/4/2014) sore di Stadion Krida Bakti.
“Evaluasi sudah kita lakukan dengan pemain maupun tim pelatih, kita akan lakukan rotasi pemain saat menghadapi Persipur,”ujar Widyantoro.
Pelatih asal Magelang tersebut menilai kondisi lini belakang dan tengah belum mampu menampilkan permainan terbaik, alhasil gol-gol yang menghujam ke gawang Persis terjadi melalui proses yang sama seperti saat melakoni laga pra musim.
Beberapa pemain pun siap dirotasi guna mengamankan target mencuri poin di kandang Persipur. Sementara itu, komposisi pemain yang akan dimainkan kontra Persipur juga sudah mulai disimulasikan saat latihan.
“Dalam latihan sudah kita coba, pendekatan personal ke pemain sudah dilakukan. Semua harus kerja keras mewujudkan target raih poin di Purwodadi, demi Persis Solo,”tandasnya.

[Statistik] Pemain Minim Determinasi, Liswanto Tampil Paling Konsisten

[Statistik] Pemain Minim Determinasi, Liswanto Tampil

Paling Konsisten

persis-vs-ppsm-stats
Persis Solo gagal meraih poin 3 dalam laga pertama Kompetisi Divisi Utama 2014, Laskar Sambernyawa hanya mampu bermain imbang melawan tamunya PPSM Magelang, Selasa (15/4/2014) malam di Stadion Manahan Solo.
Tim besutan Widyantoro ini malah seperti tampil lesu darah di pertarungan yang sesungguhnya. Tren penampilan yang semakin menurun dalam ujicoba-ujicoba terakhir berlanjut saat memasuki kompetisi. Permainan yang kurang padu, dan antar lini belum terhubung dengan baik. Lini tengah paling disorot, melempem.
Mbom Julien yang musim lalu bermain di Persika Karawang terlihat kebingungan di lini tengah, rari kesempatan bermain selama ujicoba, belum ada kontribusi yang signifikan dari Mbom. Total pemain asal Kamerun yang pernah menghantarkan Mitra Kukar dan Persema Malang promosi ke ISL tersebut baru menghadirkan 1 assist dan gagal mencetak gol.
Saat menghadapi PPSM, serangan yang dilakukan masih berawal dari belakang tanpa melewati lini tengah, bola panjang dari bawah langsung tertuju pada striker. Beruntung jika bola itu pas, kadang malah meleset atau jatuh dikaki lawan. 9 dari 14 long pass yang dilepas Cirelli gagal mencapai sasaran.
Lini tengah Persis yang tak berdaya membuat gelandang PPSM dengan mudah menguasai daerah vital ini. PPSM dengan mudah mengatur pertandingan dan memaksa pemain Persis ikut gaya mereka. Persis hanya mampu menciptakan 15  attempts selama pertandingan.
Beruntung
Persis Solo beruntung bisa mencetak gol meskipun kinerja tim ini sedang tidak bagus. Gol pertama yang dicetak Andrid adalah hasil kecerdikan serangan balik anak-anak Persis. Melihat para pemain PPSM sedang sibuk menyerang, Ferryanto dkk dapat memanfaatkan situasi itu dengan serangan kilat dan hanya sedikit pemain yang ikut andil di gol ini. Andrid yang punya kecepatan pandai betul menanfaatkan kelebihannya. Hasilnya, 2 pemain terlewati dan terciptalah sebuah gol lewat tendangan kaki kanannya, murni insting individu pemain asal Klaten tersebut.
Gol kedua Persis Solo kembali lahir dari titik putih, lagi-lagi Tinton yang dilanggar, dan Ferryanto yang maju mengeksekusi, dan lagi-lagi sasarannya gawang utara. Lengkap sudah kebetulan itu karena lagi-lagi menjadi gol. Seperti yang serupa terjadi kala Persis dikalahkan Martapura.
Dua gol Persis bukan dari permainan terbuka yang disusun rapi ini kembali menandakan kurang maksimalnya permainan lini tengah Persis. Disituasi ini, peran Liswanto begitu terlihat, menjadi breaker saat para gelandang Persis Solo tak mampu memecah serangan PPSM, meski menjadi adalah tugas utamanya. Dua peran ini sanggup dijalani Liswanto walau harus tetap kebobol 2 gol. Pemain ini paling menonjol perannya kemarin. Berikut statistik Liswanto:
Liswanto: Pass 29/1 (96,6%), Heading 7/1 (87%), Intercept 8, Clearence 10, Foul 3, Yellow Card 1.
Dari hasil Statistik yang dicatat oleh tim @PersisStats ini, maka Reward MVP dari Pasoepati Bekasi kami berikan untuk Liswanto.

Rabu, 16 April 2014

Rekaman Lensa : Aksi Pasoepati Persis Solo Vs PPSM

Rekaman Lensa : Aksi Pasoepati 

Persis Solo Vs PPSM


Rekaman Lensa : Aksi Pasoepati Persis Solo Vs PPSM
SOLO,sambernyawa.com - Tak henti-hentinya Pasoepati terus berkreasi dalam mendukung tim kebanggaan Wong Solo, Persis Solo. Walaupun pada pertandingan kemarin (15/4) Laskar Sambernyawa di tahan imbang tamunya PPSM Magelang, namun Pasoepati tetap memberikan dukungannya dengan  teriakan semangat sepanjang jalannya pertandingan serta aksi-aksi dari tribun yang mengundang decak kagum ribuan pasang mata yang menghadiri laga ini.
Berikut adalah Aksi Pasoepati yang dapat diabadikan Fotografer Sambernyawa.com dalam pertandingan kemarin :
Pasoepati-Persis-PPSM-DivisiUtama2014-03
Pasoepati-Persis-PPSM-DivisiUtama2014-05
Pasoepati-Persis-PPSM-DivisiUtama2014-02
Pasoepati-Persis-PPSM-DivisiUtama2014-01-B7-Roolpaper
Pasoepati-Persis-PPSM-DivisiUtama2014-06
Pasoepati-Persis-PPSM-DivisiUtama2014-09
Pasoepati-Persis-PPSM-DivisiUtama2014-10-COREO-3D
Pasoepati-Persis-PPSM-DivisiUtama2014-08
Pasoepati-Persis-PPSM-DivisiUtama2014-07
Pasoepati-Persis-PPSM-DivisiUtama2015-12-coreo-mburgadul
Pasoepati-Persis-PPSM-DivisiUtama2014-11-COREO
Pasoepati-Persis-PPSM-DivisiUtama2015-13-coreo-utara
Pasoepati-Persis-PPSM-DivisiUtama2015-14
Pasoepati-Persis-PPSM-DivisiUtama2014-04

Tiga Saran Walikota untuk Persis Solo

Tiga Saran Walikota untuk 

Persis Solo


Tiga Saran Walikota untuk Persis Solo
SOLO, Sambernyawa.com – Bermain imbang dengan skor 2-2 menjadi hasil Persis Solo pada laga perdana kompetisi Divisi Utama 2014, Selasa (15/4) malam di stadion Manahan. Menjamu PPSM Sakti Magelang, Marcelo Cirelli dkk terlihat tampil grogi dan tak bermain lepas.
Pelatih Persis Solo, Widyantoro mengakui bahwa hasil maksimal adalah menjadi target di laga perdana. Namun apa daya, menang tak kunjung didapat, keunggulan sementara 2-1 pun berhasil disamakan lewat sundulan pemain pengganti Mohammad Ardiansyah.
Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo terlihat hadir dalam laga perdana Laskar Sambernyawa kemarin malam. Ditemui awak media saat jeda babak pertama, mantan Ketua Umum Persis Solo ini memberi tiga saran untuk kemajuan Persis.
“Beberapa waktu lalu sudah saya sarankan kepada manajemen dan panpel, bahwa Persis Solo harus mempunyai target dalam mengarungi kompetisi, yang ke-dua pengelolaan manajemen keuangan harus dibenahi, lalu yang ke-tiga suporter harus betul-betul memberikan dukungan penuh. Menang didukung, kalah pun juga harus didukung,” beber pria yang juga akrab disapa Rudy ini.
Lebih lanjut Rudy menekankan, suporter harus bisa menahan diri dari tindak anarkisme dan segala sesuatu yang nantinya akan merugikan Persis Solo sendiri.
“Artinya, suporter tidak perlu melakukan kegiatan-kegiatan yang nanti akan merugikan Persis. Seperti penyalaan kembang api, petasan bahkan tindakan anarkis. Semua itu jika dilakukan akan menyebabkan denda dan bisa merugikan keuangan Persis Solo,” lanjutnya.
Rudy mengklaim, jika tiga hal tersebut dipenuhi, maka dirinya bersedia kembali mengurus Laskar Sambernyawa. “Tiga hal tadi diperhatikan, saya mau ikut terlibat kembali yang penting manajemen keuangan dibenahi. Salah satunya, semua pemasukan dan pengeluaran harus melalui rekening,” paparnya lagi.
Masalah pendanaan memang menjadi hal yang sangat krusial bagi tim sepak bola Indonesia. Persis Solo yang selama ini mengandalkan sumber dana dari tiket masuk stadion dinilai Rudy tidak mungkin cukup jika hanya mengandalkan pemasukan dari penonton.
“Mestinya kita membangun kepercayaan terlebih dahulu setelah itu nanti baru kita melangkah. Dan kami juga sudah membangun komunikasi dengan beberapa teman, tampaknya pola pikirnya juga sama yaitu dengan membangun sistem bapak asuh bagi pemain Persis Solo. Bila antara pemain, manajemen dan penonton saling terkait dan semua di kelola dengan baik serta pemain punya semangat dan motivasi tinggi, maka kita optimis Persis Solo bisa berbicara banyak pada kompetisi musim ini,” jelas Rudy lagi.
Ditanya mengenai target Persis Solo untuk lolos ke Indonesia Super League (ISL) musim depan, Rudy menanggapi: “Persis harus benar-benar dipersiapkan. Pemain juga harus mempunyai jiwa patriotisme. Seandainya gaji terlambat juga harus tetap bermain serius, tak perlu ogah-ogahan.  Dengan materi pemain seperti ini akan kita lihat seiring bergulirnya kompetsii, karena materi pemain sangat berpengaruh. Jadi sambil jalan kita beri masukan kepada manajemen dan pelatih,” pungkasnya. (red)